News & Articles

Wajib Diketahui! Bagaimana Cara Memasang Gas yang Baik dan Benar?

Dibaca : 22
Wajib Diketahui! Bagaimana Cara Memasang Gas yang Baik dan Benar?

Elpiji adalah pelafalan bahasa Indonesia dari bahasa Inggris Liquified Petroleum Gas (LPG). Kegunaan Elpiji di Indonesia umumnya sebagai bahan bakar kompor gas. Agar Elpiji dapat digunakan, diperlukan regulator dan selang untuk menghubungkan tabung gas dengan kompor. Regulator adalah alat yang berfungsi untuk mengatur berjalannya gas dan mengunci gas dalam tabung agar tidak bocor. Regulator berada di antara selang dan tabung gas. Oleh sebab itu, kualitas regulator sangat penting, agar gas tidak bocor dan tetap aman saat digunakan untuk memasak. Regulator yang tidak memenuhi standar dapat memicu terjadinya kebakaran.

Regulator dan selang regulator yang baik dan aman harus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Sudah banyak korban ledakan gas dan tidak sedikit pula kasus gas bocor yang memicu kebakaran akibat regulator dan selang regulator tidak sesuai standar. Agar terhindar dari hal tersebut, regulator yang dipilih pun harus berkualitas dan sesuai SNI. Miyako telah mempersembahkan regulator gas Miyako dan selang regulator Miyako terbaik sesuai SNI. Kualitas dari regulator Miyako sudah terjamin aman dan terbukti sesuai dengan SNI. Kualitas produk yang baik harus diimbangi dengan cara pemasangan gas dengan benar dan aman, agar tidak terjadi kebakaran karena kesalahan pemasangan. Berikut cara memasang gas yang benar dan aman:

 

  1. Pastikan Gas Tidak Bocor

Gas bocor dapat menyebabkan kebakaran jika disambungkan dengan kompor yang menyala. Cara untuk memastikan tabung gas bocor atau tidak adalah dengan cara memberi air sabun pada leher tabung, bila muncul gelembung sabun, berarti tabung gas tersebut bocor. Jangan menggunakan tabung gas bocor, karena dapat memicu terjadinya kebakaran. Segera ganti tabung gas bocor dengan tabung gas yang baru.

 

  1. Kompor Dalam Keadaan Mati

Cara memasang tabung gas yang selanjutnya adalah pastikan kompor dalam keadaan mati. Pastikan kompor dalam keadaan mati agar pemasangan gas aman.  Aliran gas dari tabung ke kompor akan putus saat kompor dalam keadaan mati sehingga akan meminimalisir terjadinya kebakaran.

 

  1. Periksalah Rubber Seal

Selanjutnya, periksalah keadaan rubber seal. Rubber seal adalah karet yang berada di mulut tabung gas. Pastikan rubber seal masih dalam keadaan lentur, tidak sobek, halus, dan terpasang sempurna pada mulut tabung gas. Rubber seal juga memegang peran penting. Fungsi rubber adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran di mulut tabung gas yang tersambung dengan regulator. Bila keadaan rubber seal sudah tidak baik, segera ganti dengan rubber seal yang baru dan masih dalam keadaan baik, agar gas tidak bocor.

 

  1. Pasang Regulator Miyako dengan Benar

Setelah yakin keadaan ruber seal masih dalam keadaan baik, saatnya memasang regulator Miyako pada tabung gas. Pasanglah regulator dengan posisi tegak lurus ke arah leher tabung. Saat memasang regulaor, berilah sedikit tekanan agar jarum regulator benar-benar menancap pada leber tabung gas. Setelah dirasa sudah pas, kemudian putarlah kunci regulator searah jarum jam sampai pada posisi 180 derajat.

 

  1. Periksa Regulator Berbunyi atau Tidak

Bunyi desisan menunjukkan adanya gas yang keluar akibat pemasangan regulator yang tidak pas. Jika tabung gas tidak mendesis, kompor gas bisa langsung dinyalakan dan digunakan kembali. Namun, jika suara desis terdengar, segera lepas regulator, ganti karetnya (rubber seal), lalu pasang kembali regulator pada tabung gas. Jika tidak ada lagi suara mendesis, pemasangan gas dipastikan aman.

Thank you for visiting MIYAKO website and we hope you will enjoy it.
We also encourage you to join MIYAKO Indonesia Facebook community.

Please click the "Like" button below to stay updated with all our activities.
click here to allow MIYAKO get your basic information